KMP Lambelu Kandas di Perairan Tarakan

TARAKAN – Minggu (23/10/2016) sebanyak 269 orang penumpang KMP Lambelu tujuan Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara berhasil dievakuasi menggunakan KN Marta dan KN Sarang Aloe. KN Marta mengevakuasi 199 orang dan langsung membawa penumpang ke Nunukan. Sementara KN Sarang Aloe mengevakuasi 70 orang dan dibawa ke Tarakan. 
KM Lambelu kandas di Perairan Tanjung Pasir Kota Tarakan pada Sabtu (22/10) sekitar pukul 03.00 WITA karena diduga menghindari kapal tongkang pada dini hari itu yang tiba-tiba melintas dengan arah berlawanan dalam kecepatan tinggi. Basarnas Kantor SAR Balikpapan yang mendapt laporan dari KSOP Tarakan 1 jam setelah kapal kandas, segera mengerahkan personil Pos SAR Tarakan untuk membantu evakuasi penumpang KMP Lambelu. 
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menarik kapal tersebut namun belum berhasil menggeser dari posisinya semula sehingga penumpang dan anak buah kapal (ABK) dievakuasi ke daerah terdekat. Pasang surut air menjadi salah satu kendala bagi tim SAR gabungan untuk menggeser kapal. 
Senin (24/10/2016) Tim SAR Gabungan kembali mengevakuasi penumpang KMP Lambelu yang mengalami kandas di Perairan Tanjung Pasir Kota Tarakan Sabtu lalu (22/10). Sebanyak 147 orang dievakuasi ke Nunukan menggunakan empat armada Kapal Cepat, yaitu 22 orang dengan SB Sadewa, 40 orang dengan SB Menara Indah, 45 orang dengan SB Sadewa Prima, dan 40 orang dengan SB Malindo Tri Putra. 
“kendala yang dihadapi untuk melakukan evakuasi penumpang KMP Lambelu adalah pasang surut air sehingga RIB kami maupun kapal-kapal lain yang membantu operasi ini tidak bisa mendekati KMP Lambelu maka dari itu kami harus lebih berhati-hati akan tetapi semua penumpang KMP Lambelu berhasil dievakuasi ke zona aman”ujar KaSub Sie Ops SAR Balikpapan Mujiono,S.E.WIS
Link Terkait
PEJABAT